You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kurasi Produk UP2K Jakut anita2
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

40 Pelaku UP2K Jakut dan Kepulauan Seribu Ikuti Kurasi Produk

Sebanyak 40 pelaku Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) binaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengikuti kurasi produk tingkat Provinsi DKI Jakarta di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

"Terus ditingkatkan kualitasnya"

Ketua Bidang II Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Dwi Marjoko mengatakan, kurasi tersebut dilakukan untuk memastikan produk UP2K memiliki kualitas dan daya saing yang lebih baik sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kelas usahanya dari pasar lokal menuju pasar nasional.

20 Pelaku UP2K Jaksel Ikuti Kurasi Produk

"Produk yang dibuat ibu-ibu ini perlu terus ditingkatkan kualitasnya agar siap bersaing dan memiliki pasar yang lebih luas, tidak hanya di Jakarta Utara, tetapi juga hingga tingkat nasional," ujarnya, Jumat (11/9).

Dwi menjelaskan, proses penilaian mencakup tiga aspek utama, yakni rasa, konsistensi dan fungsi; kemasan serta branding; dan legalitas produk.

Dalam aspek legalitas, sejumlah dokumen turut diperiksa, antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikasi halal, serta dokumen pendukung lainnya.

"Proses kurasi ini melibatkan lima tim penilai dari PKK Provinsi, khususnya Pokja II PKK Provinsi DKI Jakarta, serta tiga orang dari Dinas PPAPP," terangnya.

Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Jakarta Utara, Siti Nur'awati menuturkan, kurasi menjadi momentum bagi pelaku UP2K untuk mengetahui kekuatan sekaligus kekurangan dari produk yang mereka hasilkan.

"Semoga produk yang dihasilkan semakin berkualitas, memiliki daya saing dan nilai jual, serta memenuhi standar untuk berkembang ke pasar yang lebih luas," harapnya.

Siti merinci, dari 40 peserta yang mengikuti kurasi, sebanyak 29 pelaku usaha berasal dari Jakarta Utara dan 11 pelaku usaha dari Kepulauan Seribu. Produk yang dikurasi meliputi makanan, minuman, dan kerajinan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pelaku usaha dan tim kurasi. Semoga masukan yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi mereka," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pelaku UP2K dari Pademangan Timur, Jakarta Utara, Sari (38) menuturkan, mengikuti kurasi setelah produknya terpilih pada tingkat kelurahan.

Melalui usaha Suiji DZ yang dirintis sejak 2021, Sari memproduksi beragam produk, mulai dari roti, dessert, cheesecake, puding brownies karamel, hingga tiramisu.

Salah satu produk andalannya adalah cheesecake tanpa gelatin. Saat ini, produk tersebut telah dipasarkan melalui sejumlah kafe dan kedai kopi di Jakarta Utara serta media sosial.

"Saya berharap melalui kurasi ini produk bisa semakin berkembang, penjualan meningkat, dan branding lebih dikenal luas di dalam maupun luar Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7477 personDessy Suciati
  2. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye2916 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2766 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2198 personNurito
  5. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1998 personBudhi Firmansyah Surapati